Pegadaian Area Jambi Tegaskan Lelang Emas Tak Dipasarkan di Media Sosial, Warga Diminta Waspada Penipuan

waktu baca 3 menit
Jumat, 14 Agu 2026 21:44 94 Admin

Jambi, (KJ-News.com) – Masyarakat diminta lebih waspada terhadap potensi penipuan yang mengatasnamakan lelang Pegadaian, terutama melalui media sosial dan platform digital. Pegadaian Area Jambi menegaskan bahwa informasi resmi mengenai lelang barang jaminan tidak dipublikasikan melalui media sosial maupun platform digital.

 

Penegasan tersebut disampaikan dalam kegiatan media gathering Pegadaian Area Jambi yang digelar di Yello Hotel, Kota Jambi, Jumat (14/8/2026). Dalam kesempatan itu, manajemen Pegadaian juga menjelaskan mekanisme lelang barang jaminan sekaligus mendorong masyarakat meningkatkan literasi keuangan dan investasi emas.

 

Kepala Departemen Produk Gadai PT Pegadaian Area Jambi-Bengkulu, Dadang Ruspendi, mengatakan masyarakat perlu mengetahui mekanisme resmi lelang agar tidak mudah percaya terhadap pihak yang menawarkan barang lelang Pegadaian melalui media sosial.

 

“Pegadaian tidak pernah mempublikasikan daftar barang lelang melalui platform digital atau media sosial. Informasi resmi mengenai lelang dapat dilihat langsung melalui papan pengumuman di kantor cabang,” ujar Dadang.

 

Menurutnya, Pegadaian melaksanakan lelang secara berkala, yakni dua kali dalam sebulan pada tanggal 3 dan 14. Namun, barang jaminan yang melewati masa tenggat tidak serta-merta langsung masuk proses lelang.

 

Sebelum barang jaminan ditetapkan sebagai aset lelang, Pegadaian terlebih dahulu memberikan pemberitahuan kepada nasabah dan kesempatan untuk memperpanjang masa pinjaman atau melunasi kewajibannya. Apabila kesempatan tersebut tidak dimanfaatkan, barang jaminan kemudian diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

 

Selain membahas mekanisme lelang, Pegadaian Area Jambi dalam kegiatan tersebut turut memaparkan perkembangan bisnis dan program edukasi investasi emas. Kepala Bagian Humas dan Protokoler PT Pegadaian Kanwil III Sumbagsel, Ahmad Sumarta Jaya atau Atta, menyebut jumlah nasabah aktif Pegadaian saat ini telah mencapai sekitar 93 persen dari target yang ditetapkan.

 

Dari sisi produk, Tabungan Emas mencatat capaian tertinggi dengan realisasi mencapai 168 persen dari target. Sementara itu, realisasi Gadai Emas berada di kisaran 65 persen, sedangkan Gadai Non-Emas tercatat mengalami penurunan sekitar 17,80 persen.

 

Kepala Departemen Produk Gadai Pegadaian Area Jambi-Bengkulu Dadang Ruspendi menambahkan, edukasi kepada masyarakat akan terus diperkuat, khususnya terkait produk investasi emas dan layanan Pegadaian.

 

“Pegadaian Area Jambi berkomitmen untuk lebih masif dalam mengedukasi masyarakat terkait berbagai produk. Salah satu program unggulan yang sedang gencar ditawarkan saat ini adalah promo emas,” katanya.

 

Melalui media gathering tersebut, Pegadaian berharap sinergi dengan insan pers dapat semakin memperluas informasi yang benar kepada masyarakat. Edukasi mengenai prosedur lelang juga dinilai penting agar masyarakat dapat membedakan informasi resmi dengan modus penipuan yang mengatasnamakan Pegadaian.

 

Masyarakat yang menemukan informasi lelang Pegadaian melalui media sosial atau pihak yang tidak jelas sumbernya diimbau untuk tidak terburu-buru melakukan transaksi. Informasi mengenai lelang sebaiknya dikonfirmasi langsung melalui kantor cabang Pegadaian agar terhindar dari kerugian dan penipuan. (Aw)

 

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA